TERNATE – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate menerima laporan kondisi membahayakan jiwa manusia pada Jumat (17/7/2026). Seorang warga Kelurahan Maliaro, Kecamatan Kota Ternate Tengah, dilaporkan tak kunjung kembali setelah pergi memanah ikan di perairan belakang Masjid Raya Al-Munawar, Kota Ternate.
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Ternate, Ferdinando Jofandri, menjelaskan bahwa berdasarkan laporan pihak keluarga, korban berangkat memanah ikan di sekitar lokasi kejadian pada Jumat pagi sekitar pukul 07.30 WIT.
Namun, hingga ibadah salat Jumat selesai, korban tidak kunjung pulang ke rumah. Hal ini memicu kecemasan pihak keluarga karena tidak seperti biasanya korban terlambat pulang saat mencari ikan. Keluarga korban kemudian langsung menghubungi Kantor SAR Ternate untuk meminta bantuan pencarian.
Merespons laporan tersebut, Ferdinando menambahkan, Tim Rescue Kansar Ternate segera bergerak menuju lokasi kejadian guna melakukan operasi pencarian menggunakan rubber boat dan sea rider.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik hilangnya korban. Sekitar pukul 15.44 WIT, tim berhasil menemukan alat panah yang diduga kuat milik korban di dekat bangkai kapal KMP Pari pada kedalaman 10 meter.
Proses pencarian bawah air pun ditingkatkan. Pukul 16.08 WIT, Tim Penyelam Kansar Ternate melakukan persiapan menyelam. Tiga menit berselang, pukul 16.11 WIT, Tim SAR Gabungan dari Nukila Dive melakukan penyelaman dengan metode free dive. Hasilnya, sebuah objek terdeteksi berada di kedalaman sekitar 27 meter di belakang Duafa Center.
Pada pukul 16.23 WIT, korban akhirnya berhasil ditemukan pada koordinat 0°47’17.51″N / 127°23’28.58″E, atau sekitar 96 meter arah timur Duafa Center di kedalaman 27 meter. Jasad korban langsung dievakuasi menuju Dermaga Apung Nukila Dive.
Setibanya di permukaan, korban langsung dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi ditutup. Seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing dengan ucapan terima kasih atas sinergi yang terjalin selama proses pencarian.
Adapun unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi Basarnas Ternate, Polairud, TNI-AL, Nukila Dive, serta pihak keluarga korban.
Data Korban:
Nama: Irfan Daud Syamsudin, 48 Tahun,Alamat: BTN, Kelurahan Maliaro, Kecamatan Ternate Tengah



















Copyright © 2026 Gamalama 09 - Published by